Menurutnya, konsep “Kampus Berdampak” harus diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh berbagai persoalan sosial dan lingkungan yang dihadapi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
“Kampus harus hadir di tengah masyarakat. Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang mampu membawa manfaat bagi lingkungan dan kehidupan sosial,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, aksi penanaman mangrove dan pembersihan pantai di Oesapa Barat diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
