“Anak-anak jangan hanya menjadi pembaca. Mereka juga perlu diberikan ruang untuk menulis. Dari tulisan, kita bisa melihat cara mereka berpikir, bercerita, dan mengembangkan potensi yang mereka miliki,” kata Lefinus.
Ia juga mendorong para guru untuk menjadi bagian penting dalam menghidupkan ekosistem literasi sekolah. Guru tidak hanya berperan dalam proses pembelajaran di kelas, tetapi juga dapat membuka ruang agar murid terbiasa membaca, berdiskusi, menulis, dan menghasilkan karya.
Kolaborasi Diharapkan Berlanjut
Pendampingan yang dilakukan Forum TBM Kabupaten TTS di SD Inpres Taenunuh diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan.
Sekolah diharapkan dapat melanjutkan praktik-praktik literasi yang telah diperkuat selama pendampingan, sehingga membaca dan menulis menjadi bagian dari aktivitas keseharian guru dan murid.
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas gerakan literasi hingga ke sekolah-sekolah di wilayah TTS, termasuk sekolah yang berada di wilayah kecamatan dan desa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








