Hironimus Sugi: Literasi Sejak Dini, Kunci Masa Depan Gemilang

Kontributor : SN Editor: Redaksi
IMG 20241016 WA0015

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas, terutama di bidang literasi, menjadi jalan utama untuk memberdayakan masyarakat.

“Setiap anak, tanpa memandang latar belakang sosial, agama, atau geografis, memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Literasi adalah pintu gerbang untuk mencapai hal tersebut,” ujar Sugi.

Krisis Literasi di Indonesia

Dalam konteks Indonesia, terutama di daerah-daerah seperti NTT, tantangan literasi masih sangat besar. Hironimus Sugi menyoroti laporan mengenai rendahnya tingkat literasi di Indonesia, yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari rendahnya kemampuan berpikir kritis hingga lemahnya daya saing di pasar tenaga kerja.

“Data menunjukkan bahwa masih banyak siswa di tingkat sekolah dasar yang belum mampu membaca dengan baik. Ini adalah sebuah krisis yang harus segera diatasi, karena literasi menjadi syarat mutlak bagi setiap bentuk pendidikan lanjut,” ungkapnya.

Sugi mengungkapkan bahwa rendahnya tingkat literasi berpotensi memperlambat kemajuan sosial-ekonomi di daerah-daerah seperti NTT, di mana akses terhadap buku dan sumber belajar masih sangat terbatas. Hal ini semakin diperparah dengan tingginya angka putus sekolah dan minimnya fasilitas pendidikan yang memadai.

  • Bagikan
Exit mobile version