Selain mengurangi volume sampah, penggunaan bottle press juga mendukung upaya daur ulang. Botol plastik dan kaleng yang telah dipadatkan lebih mudah dikumpulkan dan didistribusikan kepada pelaku usaha pengolahan limbah sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Pendekatan tersebut sejalan dengan konsep ekonomi sirkular yang saat ini terus didorong pemerintah sebagai bagian dari strategi pengurangan sampah nasional.
Keberhasilan pengembangan mesin ini sekaligus menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Di tengah meningkatnya tantangan lingkungan akibat sampah plastik, teknologi sederhana namun tepat sasaran menjadi salah satu solusi yang dapat diterapkan secara luas.
Undana berharap mesin bottle press tersebut menjadi awal dari berbagai inovasi lingkungan lainnya yang lahir dari kolaborasi dosen dan mahasiswa. Dengan dukungan riset yang berkelanjutan, kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai sumber solusi bagi persoalan pembangunan daerah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









