TTS, SNC — Upaya membangun budaya literasi di lingkungan sekolah kembali menunjukkan hasil menggembirakan. SMP Negeri Satap Boentuka, Kabupaten Timor Tengah Selatan, untuk pertama kalinya berhasil membukukan karya guru dan peserta didik dalam sebuah antologi cerpen.
Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen Kepala Sekolah, Noh Tanaem, yang membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas literasi Nyalanesia melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) Nasional.
Kepala SMP Negeri Satap Boentuka, Noh Tanaem, S.Pd. , M.Pd, yang ditemui di ruang kerjanya pada Senin (13/4/2026), dalam keterangannya menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya serius dalam mengembangkan literasi di sekolah.
“Ini adalah bentuk komitmen kami. Literasi tidak cukup hanya membaca, tetapi juga harus sampai pada tahap menulis. Karena itu kami dorong guru dan siswa untuk berani menuangkan ide dan gagasan mereka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembiasaan membaca telah diterapkan secara rutin, baik bagi guru maupun peserta didik. Dari kebiasaan tersebut, sekolah kemudian memberikan ruang agar kemampuan literasi berkembang lebih jauh melalui karya tulis.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








