“Kualitas murid merupakan cerminan dari kualitas guru. Oleh karena itu, setiap guru harus terus melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan agar kualitas layanan pendidikan semakin meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri Satap Bonak, Adi Banunaek, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS beserta Kepala Bidang Pembinaan SMP/MTs yang telah hadir memberikan motivasi kepada para guru.
Ia berharap seluruh ilmu yang diperoleh selama dua hari pelaksanaan IHT dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas sehingga berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.
Kegiatan IHT Pembelajaran Mendalam tersebut menghadirkan Fasilitator Daerah Pembelajaran Mendalam, yakni Tau Nepa Silla, Suvenci Rea, dan H. Muhammad Golkar Arifuddin, sebagai narasumber yang membimbing para guru memahami konsep serta implementasi pembelajaran mendalam di kelas.
Melalui kolaborasi tiga sekolah tersebut, diharapkan lahir berbagai inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, memperkuat budaya belajar di sekolah, serta berdampak pada meningkatnya hasil belajar murid di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









