Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswa KKNT Institut Pendidikan Soe Gelar PKM di Desa Tunua, Dorong Pencegahan Stunting Lewat Sayur Lokal dan Literasi Anak

Kontributor : L.A Editor: Redaksi
45962cd6 b6da 45c1 a786 7d5a3fbf76a6

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar pengetahuan masyarakat tentang pola hidup sehat semakin meningkat.

Sementara itu, kegiatan literasi mendapat respons positif dari anak-anak peserta. Mereka mengaku senang karena proses belajar dilakukan secara menyenangkan melalui permainan interaktif.

Salah satu peserta, Enjel Tamonob, mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya senang bermain sambil belajar sama kakak-kakak. Ada gambar sayur dan buah-buahan,” ujarnya polos.

Mahasiswa KKNT, Dian Victoria Kevi Padalobong, menuturkan bahwa kegiatan PKM tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara mahasiswa, dosen pendamping, kader desa, dan pemerintah desa dinilai menjadi kunci keberhasilan program agar berjalan efektif serta berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat Desa Tunua mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang dan penguatan literasi dasar anak sejak dini sebagai langkah strategis dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, serta bebas stunting di masa mendatang.

Baca Juga :  Gubernur NTT Melki Laka Lena Launching Pergub Pendanaan Pendidikan SMA–SMK–SLB: Akhiri Pungutan Liar di Sekolah!
  • Bagikan