Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswa KKNT Institut Pendidikan Soe Gelar PKM di Desa Tunua, Dorong Pencegahan Stunting Lewat Sayur Lokal dan Literasi Anak

Kontributor : L.A Editor: Redaksi
45962cd6 b6da 45c1 a786 7d5a3fbf76a6

Ketua Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Landiana Etni Laos, M.Pd, menjelaskan bahwa pelaksanaan PKM dilatarbelakangi oleh potensi besar pangan lokal berupa aneka sayuran yang melimpah di Desa Tunua dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar makanan sehat bagi anak-anak.

Menurutnya, meskipun berdasarkan data tahun 2025 kasus stunting di Desa Tunua telah berhasil ditekan hingga tidak ditemukan lagi, upaya pencegahan tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“PKM ini diharapkan mampu memberikan dampak pencegahan dini melalui pengolahan makanan sehat berbasis pangan lokal. Desa Tunua memiliki potensi sayur-mayur yang melimpah dan mudah diperoleh, sehingga sangat potensial dijadikan sumber pangan bergizi bagi anak,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dilakukan secara terpadu melalui edukasi gizi kepada kader desa dan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi seimbang dengan memanfaatkan sayur-sayuran lokal yang tersedia di lingkungan sekitar. Peserta juga mendapat pelatihan praktik pengolahan makanan sehat, seperti pembuatan bakso wortel dan mie sayur putih sebagai alternatif menu bergizi bagi anak.

Baca Juga :  Menginjak Usia 32 Tahun, LSPR Institute Masuk Peringkat Dunia THE Impact Rankings dan WURI Rankings
  • Bagikan