Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar pengetahuan masyarakat tentang pola hidup sehat semakin meningkat.
Sementara itu, kegiatan literasi mendapat respons positif dari anak-anak peserta. Mereka mengaku senang karena proses belajar dilakukan secara menyenangkan melalui permainan interaktif.
Salah satu peserta, Enjel Tamonob, mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya senang bermain sambil belajar sama kakak-kakak. Ada gambar sayur dan buah-buahan,” ujarnya polos.
Mahasiswa KKNT, Dian Victoria Kevi Padalobong, menuturkan bahwa kegiatan PKM tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat.
Kolaborasi antara mahasiswa, dosen pendamping, kader desa, dan pemerintah desa dinilai menjadi kunci keberhasilan program agar berjalan efektif serta berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat Desa Tunua mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang dan penguatan literasi dasar anak sejak dini sebagai langkah strategis dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, serta bebas stunting di masa mendatang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
