Selain melakukan penelitian, laboratorium juga akan menjadi ruang pengembangan kapasitas bagi mahasiswa dan aparatur pemerintahan dalam memahami tata kelola digital, analisis kebijakan, serta pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik.
Keberadaan laboratorium tersebut dinilai penting mengingat tantangan pembangunan di NTT semakin kompleks. Berbagai isu seperti kemiskinan, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan desa, hingga pengelolaan data pembangunan membutuhkan pendekatan yang lebih inovatif dan berbasis bukti.
Melalui kolaborasi antara Undana dan IAPA NTT, kampus diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam menyediakan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi pemerintah daerah.
Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Undana sebagai pusat pengembangan ilmu administrasi publik dan tata kelola pemerintahan di kawasan Indonesia Timur yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat modern.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









