Dalam peluncuran tersebut, Fauzan menekankan pentingnya transformasi perguruan tinggi untuk menjawab tantangan bonus demografi.
Menurut dia, perguruan tinggi tidak cukup hanya menjalankan fungsi pendidikan secara rutin. Kampus harus mampu menghasilkan talenta, pengetahuan, teknologi, inovasi, dan kewirausahaan yang memberikan dampak terhadap pembangunan.
“Bonus demografi bukan cerita fiksi yang tidak membutuhkan jawaban dan solusi. Bonus demografi telah memanggil kita untuk melakukan transformasi sistem pembelajaran di perguruan tinggi,” kata Fauzan.
Ia mengatakan perguruan tinggi perlu ditempatkan sebagai infrastruktur strategis pertumbuhan ekonomi.
Dengan posisi tersebut, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya dilihat dari jumlah mahasiswa, lulusan atau publikasi ilmiah, tetapi juga dari kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja, inovasi, dan pengembangan daerah.
Wamendiktisaintek Prof. Stella Christie, Ph.D., mengatakan perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
