Sekolah Jebol, Peradaban Ambruk? SMSI Goes to School, Kadis Pendidikan NTT Serukan Zona Nol Kekerasan

Kontributor : Yos Bataona Editor: Redaksi
sekolah-jebol-smsi-goes-to-school

Program SMSI Goes to School dirancang untuk memberikan edukasi jurnalistik, etika digital, literasi informasi, fotografi, hingga public speaking kepada siswa SMA/SMK. Ketua SMSI NTT, Benediktus S. S. Jahang, menegaskan bahwa sekolah adalah titik mula perubahan sosial.

“Ketika sekolah gagal menjadi ruang yang aman dan tercerahkan, maka peradaban bangsa ikut runtuh. Hoaks, ujaran kebencian, dan kekerasan tumbuh subur di ruang digital karena akar literasinya lemah sejak di sekolah,” ungkapnya.

Kolaborasi ini juga mendukung program Dinas Pendidikan NTT yakni GENTA BELIS (Gerakan NTT Membaca dan Menulis). Kedua inisiatif ini akan disinergikan dalam langkah konkret seperti pelatihan literasi media, kampanye anti-kekerasan, deklarasi sekolah ramah anak, serta pemetaan sekolah prioritas di wilayah NTT.

Pertemuan ini dihadiri oleh para jurnalis anggota SMSI dari berbagai media daring, seperti Kabarnya.co, SekolahTimur.com, Viktory News, Delegasi.com, Buserbindo.com, Sei-news.com dan FaktahukumNTT.com.

  • Bagikan
Exit mobile version