Meski demikian, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang. Justru dari keterbatasan itulah semangat untuk berprestasi tumbuh kuat.
Kepala SMA Negeri Restorasi Fatuat, Andi Yanto Maubanu, S.Pd, mengaku bangga atas capaian tersebut. Ia menyebut perjuangan menuju lokasi lomba saja sudah menjadi tantangan tersendiri.
“Perjalanan kami tidak mudah, apalagi ketika kondisi jalan kurang mendukung. Tapi semua terbayar saat melihat anak-anak bisa tampil maksimal dan membawa pulang hasil terbaik,” ujarnya.
Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa dari desa pun mampu bersaing dan unggul di tingkat kabupaten.
Kolaborasi dan Kepercayaan
Di balik keberhasilan tersebut, ada peran penting guru pendamping, Yonathan Pinis, S.Pd. Meski bukan berasal dari bidang seni vokal, ia tetap berupaya maksimal dalam mendampingi siswanya.
Dengan pendekatan sederhana, memberi ruang, membangun kepercayaan, dan belajar bersama, ia membantu mengasah potensi yang sudah dimiliki Sami sejak lama.
“Pendampingan tidak terlalu lama, karena bakat itu sudah ada sejak SD dan SMP. Di jenjang SMA ini, kami hanya berusaha memberi ruang agar potensi itu bisa berkembang,” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









