TKA di TTS Rendah, Dinas PK Himbau Guru Konsisten Perhatikan Mutu Pembelajaran

Kontributor : L.A Editor: Redaksi
IMG 20261027 WA0040

Guru juga diharapkan meningkatkan kualitas perangkat pembelajaran, seperti modul ajar dan bahan evaluasi, agar kegiatan belajar mengajar berjalan lebih terencana. Penyusunan bahan evaluasi perlu memperhatikan tujuan pembelajaran serta kemampuan yang hendak diukur.

Menurut Apris, upaya peningkatan hasil belajar harus disertai tindak lanjut yang jelas. Guru dan pengurus MGMP perlu mengetahui program yang telah dilaksanakan, perkembangan kemampuan murid, serta aspek yang masih membutuhkan perbaikan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Oleh karena itu, keberhasilan kegiatan MGMP tidak cukup diukur dari jumlah pertemuan atau tingkat kehadiran peserta. Hal yang lebih penting ialah manfaat kegiatan tersebut terhadap peningkatan kompetensi guru dan perubahan nyata dalam proses pembelajaran di sekolah.

Apris berharap MGMP dapat menjadi ruang kolaborasi profesional yang mendorong guru terus belajar, berinovasi, dan meningkatkan kualitas pengajaran secara berkesinambungan.

Ia juga menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kerja sama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Mimpi Mahasiswa India Untuk Kuliah di Kanada Pudar
  • Bagikan