Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Winston Rondo: Pendidikan Keberagaman Kunci Utama Merawat Toleransi di NKRI

Kontributor : SN Editor: Redaksi
InCollage 20240907 073025759
Winston Neil Rondo saat menyampaikan Materi Dalam Wokshop Sekolah Keberagaman di SMAN 5 Kupang, Jumat (6/9/24)

Selain itu, Relawan Kompak, Iskandar Wutun, menyampaikan pentingnya mengarsipkan nilai-nilai toleransi yang telah diwariskan oleh generasi terdahulu. Menurutnya, generasi muda harus menjadi penjaga cerita-cerita keberagaman yang selama ini hanya dituturkan secara lisan. “Hari ini adalah tugas kita untuk mengarsipkan nilai-nilai toleransi dan menjadikannya warisan bagi generasi mendatang,” ungkap Iskandar.

Tantangan dan Peluang di NTT

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

NTT, dengan keberagaman suku, agama, dan budaya yang tinggi, memiliki tantangan tersendiri dalam merawat keberagaman. Namun, Winston melihat ini sebagai peluang besar bagi NTT untuk menjadi contoh nasional dalam hal toleransi dan kebhinekaan.

“NTT memiliki potensi besar untuk menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia. Kita harus menjaga keberagaman ini dengan baik, dan pendidikan adalah salah satu cara paling efektif untuk melakukannya,” kata Winston.

Dia juga berharap bahwa inisiatif Sekolah Keberagaman yang dimulai di Kupang dapat diperluas ke seluruh NTT, bahkan Indonesia. Menurutnya, pendidikan keberagaman harus menjadi agenda prioritas di seluruh provinsi untuk memastikan generasi muda Indonesia tumbuh dengan pemahaman yang kuat tentang pentingnya toleransi dan persatuan.

Baca Juga :  BMPS NTT: Workshop Literasi Guru GMIT Bisa Jadi Model Pendidikan Nasional
  • Bagikan