Workshop STAKRI–ELPIDA: Guru Kristen Ditantang Jadi Solusi Kemiskinan NTT
SNC, Kupang NTT – Dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mendapat sorotan serius. Melalui Workshop STAKRI–ELPIDA bertema “Teachers Who Transform!”, para guru Kristen ditantang untuk mengambil peran lebih strategis sebagai agen perubahan sosial dalam upaya memutus rantai kemiskinan di daerah ini.
Workshop yang digelar di Kupang tersebut diikuti 126 peserta, terdiri atas dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Reformasi Indonesia (STAKRI), tokoh-tokoh agama dari Kabupaten Kupang dan Soe, perwakilan kepala sekolah, serta guru PAUD, SD–SMP, SMA/SMK Elpida dan Elpida International Schools.
Dalam kegiatan ini, para peserta diajak merefleksikan secara kritis peran pendidikan di tengah realitas kemiskinan yang masih tinggi di NTT. Pendidikan dinilai tidak cukup berhenti pada proses pengajaran formal, tetapi harus mampu menghadirkan perubahan nyata dalam kualitas hidup masyarakat.
Sebagai narasumber utama, Dr. Edwer Dethan menegaskan bahwa kemiskinan di NTT tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga intelektual dan moral, sehingga pendidikan memiliki peran sentral dalam menjawab persoalan tersebut. Ia memperkenalkan konsep Kristianos Paedagogos, yakni pendidik Kristen yang memiliki kekhasan dalam menjalankan tugas pengajaran.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









