CIRMA bukan nama baru di Tanah Merah. Sejak tahun 2020, yayasan ini sudah terlibat aktif dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat setempat. Awalnya, CIRMA membangun 98 unit WC dan kamar mandi bagi warga yang sebelumnya hidup dalam kondisi sanitasi buruk. Tahun berikutnya, mereka melanjutkan dengan penyediaan sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan sanitasi rumah tangga.
Kini, program berlanjut ke bidang pertanian. Melalui sekolah lapang, CIRMA mengajarkan petani cara bertani modern dan ramah lingkungan, mulai dari pembuatan pupuk organik, rotasi tanaman, hingga pengendalian hama berbasis alami. Pendekatan ini bukan hanya bertujuan meningkatkan produktivitas, tetapi juga menanamkan kemandirian dan mental positif pada petani kecil.
“Banyak keluarga terjebak dalam kemiskinan bukan karena mereka malas, tetapi karena mereka tidak memiliki akses, aset, dan sikap mental yang mendorong perubahan. Kami ingin hadir untuk membuka akses itu, meski dengan langkah sederhana,” jelas John.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
