Jumadi Made juga membandingkan kontribusi Cak Salam dengan caleg lain yang merebut posisi ketua DPD PAN Jember.
“Kontribusi Cak Salam asli Jember sangat besar, sedangkan caleg dari luar Jember yang baru datang selama kampanye tidak sebanding. Saya prihatin melihat perlakuan ini,” tambahnya.
Orasi Jumadi Made menciptakan suasana kontroversial di tengah proses pemilu, sementara rekam jejaknya yang aktif di Kecamatan Ajung dan Sumbersari memberikan bobot pada pendapatnya.
Simpati terhadap Cak Salam dan pertanyaan terkait transparansi pemilu semakin memanas di tengah-tengah masyarakat Jember.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









