Orang Timor Mengutus Putera Tunggalnya dalam Politik Demokrasi Gotong Royong Flobamorata

Kontributor : LUKAS ONEK NAREK, SH Editor: Redaksi
IMG 20241111 WA0055

Dalam politik NTT, orang Timor dikenal sebagai kelompok yang patuh dan toleran. Sikap ini kerap menjadi simbol kebesaran hati masyarakat Timor dalam mendukung pemimpin dari daerah lain. Namun, momentum Pilgub 2024 menjadi peluang untuk membuktikan bahwa putera Timor juga memiliki kualitas dan kapasitas untuk memimpin.

Demokrasi gotong royong Flobamora kini diharapkan kembali berperan. Dengan budaya yang sama, masyarakat Timor dan Dapil NTT II meminta dukungan total dari masyarakat Flores, Lembata, dan Alor untuk memberikan kepercayaan kepada SPK sebagai gubernur periode 2024–2029.

Dukungan Lintas Pulau dan Masa Depan Flobamora

Pilgub 2024 menjadi titik balik sejarah politik NTT. Kehadiran tiga pasangan calon—Fransiskus Ansy-Jane, Melki-John dan Simon Petrus Kamlasi -Adrianus Garu memunculkan persaingan sengit. Namun, SPK sebagai satu-satunya putra Timor di antara kandidat lain membawa narasi yang berbeda: kebangkitan Timor.

Budaya gotong royong diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi aksi nyata dalam mendukung pemimpin dari seluruh elemen Flobamora. Seperti halnya Timor, Sumba, Rote, dan Sabu mendukung pemimpin dari Flores dan Rote di masa lalu, kini saatnya Flores, Lembata, dan Alor mendukung putera Timor.

  • Bagikan
Exit mobile version