Menyelamatkan Motif, Mencetak Technopreneur: Misi Undana Membangun Masa Depan Tenun NTT
KUPANG, SNC – Setiap helai tenun Nusa Tenggara Timur menyimpan cerita yang panjang. Ada kisah tentang leluhur, alam, identitas suku, hingga nilai-nilai kehidupan yang diwariskan turun-temurun. Namun di era digital yang bergerak cepat, warisan budaya tidak cukup hanya dijaga. Ia harus terus diperkenalkan, diperbarui, dan diberi ruang untuk berkembang mengikuti zaman.
Kesadaran tersebut menjadi ruh dari penyelenggaraan Pameran Produk Inovasi Warisan Nusantara (Wastra) NTT bertajuk “Jalinan Nusa” yang digelar Program Studi Teknik Pembuatan Tenun Ikat (PTI) Universitas Nusa Cendana.
Pameran ini memperlihatkan bagaimana dunia akademik dapat berperan aktif dalam menjembatani tradisi dan modernitas. Melalui sentuhan ilmu pengetahuan, desain digital, dan manajemen bisnis, mahasiswa berhasil menghadirkan interpretasi baru terhadap tenun yang lebih dekat dengan pasar kontemporer.
Koordinator Prodi PTI, Ariency Kale Ada Manu, menjelaskan bahwa karya-karya yang dipamerkan merupakan hasil integrasi berbagai mata kuliah yang selama ini dipelajari mahasiswa. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran tidak berhenti pada teori, melainkan menghasilkan produk nyata yang memiliki nilai ekonomi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
