Kupang, SN – Dalam kunjungannya yang dihadiri oleh Bupati Sumba Timur, Forkopimda Toga dan Tomas Sumba Timur, Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi memaparkan langkah-langkah sukses di balik proyek air bersih yang telah dijalankan selama tiga tahun terakhir.
Menurutnya, dengan kebutuhan anggaran sebesar 80-90 miliar rupiah, proyek ini mampu memberikan kontribusi air bersih sebesar 4,5 juta kubik per tahun tanpa mengandalkan APBN atau APBD.
“Kalau waktu itu kita berpikir kapan dapat uang sebanyak itu, tidak jadi proyeknya,” ungkap Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi.
Lanjutnya, semua ini kita jalankan dengan iman. Dengan keyakinan bahwa kita mau membantu, maka pasti kita ketemu jalannya.
Kolaborasi dan Bantuan Masyarakat
Kasrem Kamlasi menjelaskan bahwa proyek ini sukses berkat kolaborasi dan partisipasi berbagai pihak. Bantuan datang dari berbagai lapisan masyarakat yang memiliki niat tulus untuk berkontribusi.
“Kita hanya menyumbang 5051 hektar lahan yang bisa diairi, sedangkan NTT ini ada 1 juta hektar lebih. Jadi, kita hanya mengkontribusikan 0,49%. Padahal kita sudah berdarah-darah,” jelas Kamlasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









