Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kekeringan di Kupang: ADRA Indonesia dan Pemkab Kupang Wujudkan Aksi Antisipatif

Kontributor : SN Editor: Redaksi
IMG 20240621 WA0002

Kupang, SN – Menghadapi ancaman bencana kekeringan yang kerap melanda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang bersama Yayasan ADRA Indonesia telah meluncurkan serangkaian aksi antisipatif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Kegiatan ini diawali dengan Konsultasi Publik Rencana Kontingensi dan Lokakarya Pembelajaran serta Praktik Baik Pelaksanaan Program Aksi Antisipatif (FFACT) yang diselenggarakan di Hotel Kristal, Kota Kupang, pada Jumat (21/6/2024).

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam sambutannya, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Novita Foenay, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada ADRA Indonesia atas inisiatif dan kemitraannya.IMG 20240621 WA0003

“Kegiatan ini adalah bentuk nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana kekeringan,” ujarnya.

Novita menekankan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan tidak hanya pemerintah, tetapi juga LSM/NGO, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat.

“Dengan dukungan dari Siap Siaga NTT, Pemkab Kupang telah menyusun rencana kontingensi yang mencakup peran dan fungsi setiap pihak serta sumber daya yang ada untuk meminimalisir dampak bencana kekeringan,” jelasnya.

Baca Juga :  Rapat Forkopimda Inklusif di Kupang Barat: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Dorong Akselerasi Pembangunan Wilayah Pesisir
  • Bagikan