SN – Produsen mobil Jepang Honda dan Nissan telah mengumumkan rencana untuk bekerja sama menuju merger yang akan membentuk produsen mobil terbesar ketiga di dunia berdasarkan penjualan, karena industri tersebut mengalami perubahan dramatis dalam transisi dari bahan bakar fosil ke listrik.
Kedua perusahaan mengatakan mereka telah menandatangani nota kesepahaman pada hari Senin dan anggota aliansi Nissan yang lebih kecil, Mitsubishi Motors, juga telah setuju untuk bergabung dalam pembicaraan untuk mengintegrasikan bisnis mereka.
Produsen mobil di Jepang tertinggal dari para pesaing besar mereka di bidang kendaraan listrik, dan berupaya memangkas biaya serta mengejar waktu yang hilang saat pendatang baru seperti BYD dari China dan pemimpin pasar AS Tesla melahap pangsa pasar dunia.
Presiden Honda, Toshihiro Mibe, mengatakan Honda dan Nissan akan berusaha menyatukan operasi mereka di bawah perusahaan induk bersama. Honda pada awalnya akan memimpin manajemen baru, dengan tetap mempertahankan prinsip dan merek masing-masing perusahaan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








