SN – Presiden Trump, berdiri di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers bersama di Gedung Putih, ia mengatakan AS akan “mengambil alih Jalur Gaza” dan “memilikinya,” mempromosikan gagasan bahwa rakyat Palestina harus tinggal di tempat lain.
Trump mengatakan warga Palestina di Gaza “tidak boleh menjalani proses pembangunan kembali” dan mengatakan mereka “menjalani kehidupan yang menyedihkan di sana.”
Sebelumnya pada sore hari, selama pertemuan dengan Netanyahu di Ruang Oval, Trump mengatakan warga Palestina harus “dimukimkan kembali secara permanen” di “rumah yang bagus” di tempat lain.
“AS akan mengambil alih Jalur Gaza, dan kami juga akan melakukan pekerjaan di sana,” kata Trump. “Kami akan memilikinya dan bertanggung jawab untuk membongkar semua bom berbahaya yang belum meledak dan senjata lainnya di lokasi itu, meratakan lokasi itu dan menyingkirkan bangunan-bangunan yang hancur”.
“Ciptakan pembangunan ekonomi yang akan menyediakan lapangan pekerjaan dan perumahan dalam jumlah tak terbatas bagi penduduk di daerah itu. Lakukan pekerjaan yang nyata. Lakukan sesuatu yang berbeda.” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








