Dari Murid yang Sulit Membaca hingga Berani Berpendapat: Apa yang Berubah di Kelas Saya?
Oleh: Aryani Udin, S.Pd., Gr. (Guru SD Inpres Loli, Kab. Timor Tengah Selatan)
Ada satu hal yang sering membuat saya berpikir setelah selesai mengajar: mengapa ada murid yang begitu cepat memahami pelajaran, sementara sebagian lainnya masih kesulitan membaca, menulis, bahkan memahami soal sederhana?
Pertanyaan itu semakin sering muncul selama saya mengajar kelas V di SD Inpres Loli, Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Saya telah mengabdi sebagai guru selama kurang lebih dua tahun lima bulan. Dalam waktu yang relatif singkat itu, saya mulai memahami bahwa menjadi guru sekolah dasar bukan hanya persoalan menyampaikan materi sesuai jadwal pelajaran. Guru berhadapan dengan anak-anak yang datang ke kelas dengan kemampuan, pengalaman, kebiasaan, dan kebutuhan belajar yang berbeda-beda. Di kelas saya, perbedaan itu terlihat dengan jelas.
Ada murid yang sudah mampu membaca dengan lancar, tetapi ada pula yang masih mengeja. Ada yang dapat memahami soal Matematika dengan cepat, tetapi ada yang masih kesulitan memahami maksud soal. Ada murid yang dengan percaya diri mengangkat tangan ketika guru bertanya, tetapi ada pula yang lebih memilih diam meskipun sebenarnya memiliki sesuatu yang ingin disampaikan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








