Bidik Bibit Unggul untuk Masa Depan
Kadispora NTT juga menaruh perhatian terhadap pembinaan atlet usia muda. Ia menyebut masa depan bola voli Indonesia sangat bergantung pada kemampuan semua pihak dalam menyiapkan atlet sejak dini.
Kompetisi seperti SMSI CUP I 2026 dinilai menjadi salah satu sarana untuk melihat potensi tersebut.
“Saya berharap sekali dalam kesempatan ini akan ada bibit-bibit unggul untuk mementaskan bola voli agar bisa melangkah ke tingkat internasional,” kata Alfonsus.
Ia meyakini NTT memiliki potensi atlet yang dapat dikembangkan melalui pembinaan yang konsisten dan kompetisi yang berkelanjutan.
Namun, potensi tersebut menurut dia harus diikuti dengan kerja keras. Atlet harus mendapatkan ruang untuk berkembang, sementara organisasi olahraga perlu terus memperkuat sistem pembinaan.
Tak Sekadar Sukses Penyelenggaraan
Alfonsus menegaskan bahwa keberhasilan sebuah turnamen tidak cukup hanya dilihat dari kelancaran penyelenggaraan.
Hal yang jauh lebih penting adalah apakah kompetisi tersebut mampu meningkatkan kualitas atlet dan memperkuat ekosistem olahraga.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








