Turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 23 November hingga 7 Desember 2026 di GOR Nekmese, So’e, itu diharapkan menjadi momentum memperkuat perkembangan bola voli sekaligus meningkatkan pengalaman TTS dalam mengelola kegiatan olahraga berskala besar.
Tuan Rumah Tidak Hanya Bertanding, tetapi Juga Menyambut
Sebagai daerah yang pernah meraih gelar juara putra BMMC 2025 di Kupang, TTS memiliki alasan untuk menaruh perhatian besar pada penyelenggaraan edisi kedua.
Empat tim putra dan tiga tim putri sedang dipersiapkan untuk mewakili daerah.
Namun, Roy Babys menegaskan bahwa kebanggaan sebagai tuan rumah harus diikuti sikap terbuka terhadap seluruh peserta.
Dukungan masyarakat diharapkan tidak hanya diberikan kepada tim-tim TTS, tetapi juga kepada kontingen dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.
Ajakan tersebut memiliki makna penting dalam olahraga. Sebuah daerah dapat menunjukkan kebanggaannya terhadap atlet sendiri tanpa harus merendahkan atau memperlakukan lawan secara tidak adil.
Keramahan terhadap peserta lain, ketertiban penonton, dan penghormatan terhadap hasil pertandingan menjadi bagian dari identitas tuan rumah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







