“Tidak Bisa Menjemput Bola Kalau Kita Tidak Siap Menerima Bola Itu”
Dalam sambutan resmi, Bunda PAUD Aurum Titu Eki menegaskan bahwa pelaporan berbasis data merupakan instrumen strategis dalam memastikan lembaga PAUD di Kabupaten Kupang mampu memenuhi persyaratan administratif pemerintah pusat.
“Permasalahan yang dihadapi Indonesia saat ini adalah efisiensi anggaran di berbagai sektor. Di daerah, kita dituntut aktif menjemput bola. Namun bagaimana kita bisa menjemput bola jika kita sendiri tidak siap menerima bola itu. Karena itu, pelatihan pelaporan berbasis data ini sangat penting untuk memastikan seluruh data kita lengkap, valid, dan siap ketika bantuan pemerintah pusat tersedia,” ujar Aurum.
Baca Juga : Terobosan Gila yang Berhasil: Ayam Kampung Biayai Guru Non-Dapodik di SMA Amabi Oefeto
Ia menekankan bahwa kesalahan atau ketidaklengkapan data di masa lalu menghambat proses verifikasi dan distribusi bantuan, sehingga peningkatan disiplin pelaporan menjadi kebutuhan mendesak.
Kolaborasi PAUD dan Pemerintah Daerah Jadi Kunci Sinkronisasi Data
Lebih jauh, Bunda PAUD menyoroti pentingnya harmonisasi data antara satuan PAUD dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang. Akurasi data yang dikirimkan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sangat bergantung pada sinkronisasi ini.
“Saya berharap pelatihan seperti ini dapat menghilangkan ketidakcocokan data antara PAUD dan dinas terkait, sehingga seluruh data yang masuk ke kementerian telah terverifikasi secara komprehensif seperti yang dipersyaratkan,” ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









