Terobosan Gila yang Berhasil: Ayam Kampung Biayai Guru Non-Dapodik di SMA Amabi Oefeto
Kupang, SNC – SMA Negeri 1 Amabi Oefeto di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjadi salah satu contoh paling transformatif tentang bagaimana kreativitas, keberanian manajerial, dan pemanfaatan potensi lokal dapat mengatasi keterbatasan pembiayaan pendidikan. Di tangan Kepala Sekolah Nelson Nome, sekolah ini mencetuskan sebuah inovasi yang sebelumnya dianggap “tidak lazim” bahkan “gila”: menjadikan peternakan ayam kampung sebagai sumber utama pendapatan sekolah.
Tidak hanya berhasil menopang operasional sekolah, pendapatan dari penjualan ayam kampung ini digunakan untuk membiayai honor guru non-Dapodik, kelompok tenaga pendidik yang sering kali terpinggirkan karena keterbatasan alokasi anggaran dari pemerintah. Inovasi ini menempatkan SMA Amabi Oefeto sebagai pelopor school-based economic model, yakni model ekonomi sekolah yang menjadikan institusi pendidikan sebagai entitas produktif dan berdaya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








