Sekretaris dinas, Johnis Boyfrit Tefa, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa. Ia menegaskan, dengan perpustakaan yang berkualitas, siswa dapat belajar lebih banyak dengan cara yang menyenangkan sekaligus membangun mimpi.
“Dengan perpustakaan yang berkualitas, kita bisa belajar lebih banyak, lebih seru, dan meraih cita-cita setinggi langit,” ujarnya penuh semangat.
Di sudut ruangan, Kepala Sekolah Jemrif Nome memperhatikan proses itu dengan wajah yang menyimpan harapan. Baginya, perpustakaan adalah jantung sekolah, tempat pengetahuan berdenyut dan karakter perlahan dibentuk. Ia membayangkan suatu hari nanti ruangan ini dipenuhi siswa yang membaca, berdiskusi, dan bertanya tanpa ragu.
Bagi para pengelola, perubahan ini juga perjalanan belajar. Mereka tidak hanya mempelajari cara mengelola buku, tetapi juga memahami peran penting mereka sebagai penjaga pintu ilmu. Ketelitian saat memasang kartu buku atau menyusun rak menjadi simbol kesungguhan untuk menghadirkan layanan terbaik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
