Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Di Ruang Sunyi yang Kembali Bernapas: Kisah Perpustakaan SMP Negeri Nunuh Posmanu Menyalakan Harapan

Kontributor : L.A Editor: Redaksi
kolase top besar no free

Sekretaris dinas, Johnis Boyfrit Tefa, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa. Ia menegaskan, dengan perpustakaan yang berkualitas, siswa dapat belajar lebih banyak dengan cara yang menyenangkan sekaligus membangun mimpi.

“Dengan perpustakaan yang berkualitas, kita bisa belajar lebih banyak, lebih seru, dan meraih cita-cita setinggi langit,” ujarnya penuh semangat.

Di sudut ruangan, Kepala Sekolah Jemrif Nome memperhatikan proses itu dengan wajah yang menyimpan harapan. Baginya, perpustakaan adalah jantung sekolah, tempat pengetahuan berdenyut dan karakter perlahan dibentuk. Ia membayangkan suatu hari nanti ruangan ini dipenuhi siswa yang membaca, berdiskusi, dan bertanya tanpa ragu.

Bagi para pengelola, perubahan ini juga perjalanan belajar. Mereka tidak hanya mempelajari cara mengelola buku, tetapi juga memahami peran penting mereka sebagai penjaga pintu ilmu. Ketelitian saat memasang kartu buku atau menyusun rak menjadi simbol kesungguhan untuk menghadirkan layanan terbaik.

Baca Juga :  Komitmen kolektif untuk memperkuat pendidikan anak usia dini di Provinsi NTT
  • Bagikan