Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kopdes Merah Putih Diluncurkan Presiden Prabowo, Penfui Timur Jadi Model Nasional Pemberdayaan Ekonomi Desa

kopdes

SN, Kupang – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan meluncuran 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) diseluruh Indonesia sebagai bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi berbasis desa. Dalam momen bersejarah ini, Kopdes Penfui Timur, yang berada di wilayah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, terpilih menjadi salah satu titik peluncuran karena dinilai sebagai model koperasi desa unggulan secara nasional.

Peluncuran ini disambut dengan penuh antusias oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kupang. Dalam pernyataannya, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan kebanggaan daerah atas pengakuan nasional tersebut, serta menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang untuk mengawal keberlanjutan program ini secara serius.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Bagi saya, kalau tidak dilaunching, berarti belum yang terbaik. Dan hari ini, Penfui Timur dilaunching langsung. Artinya, ini adalah salah satu Kopdes Merah Putih terbaik di Indonesia,” ujar Bupati dengan nada optimis.

Lebih jauh, Bupati Kupang menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo yang memilih koperasi sebagai instrumen utama pembangunan ekonomi kerakyatan. Ia menilai koperasi sebagai solusi strategis dalam menjawab berbagai persoalan klasik desa, seperti rendahnya nilai tambah produk lokal, terbatasnya akses pembiayaan, serta ketergantungan ekonomi masyarakat desa pada sistem distribusi yang tidak adil.

“Dengan program Bapak Presiden yang luar biasa ini, kita punya harapan besar bahwa desa-desa di Kabupaten Kupang bisa bangkit. Potensi lokal kita melimpah, tinggal bagaimana dimobilisasi secara sistematis lewat koperasi. Dan Pemda Kupang siap kawal itu,” tegasnya.

Baca Juga : Aurum Titu Eki Hadiri Kongres PSI di Jakarta: Soroti Pentingnya Politik Progresif dan Peran Generasi Muda

Kabupaten Kupang sendiri telah membentuk 177 unit Kopdes Merah Putih yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan. Pemerintah daerah tidak hanya fokus pada peluncuran formal, tetapi juga merancang sistem pendampingan yang komprehensif, termasuk penguatan manajemen koperasi, pembinaan kelembagaan, serta pengawasan berkelanjutan di tingkat lapangan.

Baca Juga :  Tak Hanya Informasi, Penyuluh Harus Jadi Inspirasi! Seruan Tegas Bupati Kupang

Berbeda dari konsep koperasi konvensional, Kopdes Merah Putih dirancang sebagai simpul utama kegiatan ekonomi desa. Perannya tidak hanya sebatas unit simpan-pinjam, melainkan meliputi proses produksi, distribusi, pemasaran, hingga akses pembiayaan. Tujuannya adalah agar masyarakat desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi mampu menjadi pelaku sekaligus pengendali dari nilai ekonomi produk-produk lokal mereka sendiri.

Peluncuran Kopdes Merah Putih di Penfui Timur menjadi preseden penting sekaligus percontohan nasional bagaimana sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat mewujudkan kemandirian ekonomi dari akar rumput. Lebih dari itu, peluncuran ini juga merupakan implementasi konkret dari semangat gotong-royong dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam pidato peluncurannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan peran koperasi sebagai instrumen perjuangan rakyat kecil menuju transformasi ekonomi nasional.

“Koperasi adalah alat perjuangan kaum lemah. Dari ekonomi lemah, kita bangkit bersama menuju ekonomi yang kuat!” tegas Presiden.

Melalui Kopdes Merah Putih, pemerintah berharap lahirnya ekosistem ekonomi desa yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing. Kabupaten Kupang pun kini memposisikan diri sebagai daerah pelopor dalam realisasi visi besar tersebut. (Ein)

  • Bagikan