Digitalisasi Pajak atau Ilusi Modernisasi? IRIS Kupang Uji Komitmen Bapenda NTT
KUPANG, SNC – Wacana digitalisasi pelayanan pajak kembali menjadi sorotan dalam Dialog Publik Program IRIS (Informasi Rakyat, Isu dan Solusi) yang digelar oleh Sei News. Forum ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga panggung uji komitmen pemerintah daerah, khususnya Badan Pendapatan dan Aset Daerah (Bapenda) Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam mendorong transformasi sistem perpajakan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
Di tengah target ambisius Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 yang dipatok mencapai Rp2,8 triliun, digitalisasi disebut sebagai salah satu strategi utama. Namun pertanyaan kritis pun mengemuka: apakah digitalisasi pajak benar-benar menjadi solusi nyata, atau justru masih sebatas ilusi modernisasi yang belum menyentuh akar persoalan?
Plt. Kepala Bapenda NTT, Johny Ericson Ataupah, menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di tengah tuntutan zaman dan kebutuhan peningkatan pelayanan publik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








