Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Digitalisasi Pajak atau Ilusi Modernisasi? IRIS Kupang Uji Komitmen Bapenda NTT

Kontributor : YB Editor: Redaksi
digitalisasi-pajak-atau-ilusi-modernisasi-iris-kupang-uji-komitmen-bapenda-ntt
Digitalisasi Pajak atau Ilusi Modernisasi? IRIS Kupang Uji Komitmen Bapenda NTT

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan sistem konvensional. Digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan akurasi data, mempercepat pelayanan, dan membangun transparansi,” ujarnya.

Antara Harapan dan Realita. Meski demikian, Johny juga mengakui bahwa implementasi digitalisasi di daerah seperti NTT tidak semudah membalikkan telapak tangan. Salah satu tantangan utama adalah kualitas data yang belum sepenuhnya valid.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten
digitalisasi-pajak-atau-ilusi-modernisasi-iris-kupang-uji-komitmen-bapenda-ntt
Dari kanan: Kepala UPTD Pendapatan Daerah Wilayah/Samsat, Abdulgani R. Tokan, Kepala UPTD Pendapatan Daerah Wilayah/Samsat Kota Kupang, Remmy Christian Pah, S.STP., M.Si., Plt. Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Johny Ericson Ataupah, SP., M.M., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. William Djani, M.Si., dan Pj. Jasa Raharja Samsat Induk Kabupaten Kupang, Ignesius Stefanus, S.H. Foto Istimewa.

Ia mengungkapkan bahwa masih banyak data kendaraan bermotor yang tidak terbarui, seperti kendaraan rusak, tidak operasional, atau bahkan sudah tidak digunakan, tetapi masih tercatat sebagai objek pajak.

Baca Juga :  Selamat HUT Polri ke-78: Bupati Malaka Pinta Polri Semakin Berwibawa dan Profesional
  • Bagikan