“SPAM rusus dengan sistem pengaliran full gravitasi, memiliki sumber air dari mata air Kese yang kemudian dialirkan secara gravitasi melalui sistem pipa transmisi sepanjang sepuluh kilometer menuju instalasi pengolahan air pellet softening kapasitas 25 liter/detik, pada IPA tersebut dilakukan serangkaian proses untuk menurunkan kapur sehingga air layak minum. Sementara SPAM Desa Beolboto dengan sistem pengaliran gabungan gravitasi dan pompa, memiliki sumber air dari mata air Kuni yang kemudian dialirkan secara gravitasi menuju instalasi pengolahan air pellet softening dengan kapasitas 10 liter/detik,”urai Sri Rejeki.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








