dr. Christian juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan yang tepat. Ia menyebutkan bahwa para guru yang menangani kelas inklusi adalah orang-orang yang memiliki kemampuan dan kesabaran ekstra untuk menghargai keberagaman.
“Kita ingin SDM yang unggul, tapi tanpa pelatihan yang memadai, itu tidak akan terwujud. Kita harus berpikir dan bertindak berbeda untuk meraih hasil yang berbeda pula,” tegasnya.
Baca Juga : ASN dan PPPK di Pemkab Kupang Full Senyum, Pembayaran Gaji Diikuti TPP Setiap Bulan
Lebih lanjut, Wali Kota Christian menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk memberikan pelayanan yang inklusif dan tanpa diskriminasi. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah harus menjadi pihak yang responsif terhadap semua keluhan masyarakat dan menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat.
“Moto kami adalah ‘to govern is to serve’—memerintah adalah untuk melayani,” katanya. Ia juga mengungkapkan niatnya untuk menyederhanakan birokrasi serta memberikan kemudahan akses bagi para guru dengan membagikan nomor kontak pribadinya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









