Proses pengeringan, perajangan, serta penyimpanan yang didukung peralatan berbasis listrik menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pengolahan porang.
Bagi petani, penguatan sektor hilir menjadi penting karena nilai ekonomi suatu komoditas tidak hanya ditentukan oleh jumlah produksi, tetapi juga kemampuan mengolah hasil panen menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan komoditas lokal membutuhkan ekosistem yang saling terhubung. Petani berada di sektor hulu, pemerintah daerah memperkuat kebijakan dan pendampingan, sementara PLN mendukung kebutuhan energi untuk proses produksi dan pengolahan.
Pesta Porang 2.0 pun diarahkan menjadi salah satu model pemanfaatan listrik untuk menggerakkan ekonomi berbasis potensi lokal di Flores. Program ini menempatkan porang bukan sekadar sebagai komoditas pertanian, tetapi sebagai bagian dari rantai usaha yang dapat dikembangkan dari tingkat petani hingga industri pengolahan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
