Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan Hari Buruh Internasional yang berlangsung aman dan kondusif di wilayah NTT. Ia menilai hal ini mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sekaligus menjaga stabilitas daerah.
Menurutnya, momentum Hari Buruh tidak hanya menjadi ruang tuntutan, tetapi juga kesempatan membangun dialog konstruktif antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
“Stabilitas daerah adalah fondasi pembangunan. Kalau situasi aman, maka program pembangunan bisa berjalan optimal,” jelasnya.
Di sektor pendidikan, Gubernur Melki juga menegaskan komitmennya melalui peluncuran Peraturan Gubernur tentang Gerakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat dalam rangka Hari Pendidikan Nasional. Program ini mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi proses belajar anak di rumah.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut dirancang untuk memperkuat ekosistem pendidikan berbasis keluarga, sekaligus mengurangi dampak negatif penggunaan gawai pada anak-anak.
“Pendidikan tidak cukup di sekolah. Di rumah harus ada pendampingan, ada waktu belajar yang berkualitas,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









