Dalam sambutannya, Alexon Lumba menekankan pentingnya keluarga, gereja, dan lembaga pendidikan dalam mendorong panggilan religius. “Kita perlu menanamkan bibit panggilan suci di tengah keluarga dan masyarakat agar lebih banyak generasi muda yang terpanggil menjadi imam, biarawan, dan pelayan gereja,” tambahnya.
Alexon juga mengingatkan bahwa gereja memiliki peran penting sebagai mitra utama pemerintah. “Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Dukungan dari gereja dan semua pihak sangat diperlukan. Kami berkomitmen untuk mendukung setiap langkah yang diambil oleh gereja dalam meningkatkan kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Pater Servus dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak yang telah membantunya hingga mencapai tahapan ini. Sebagai seorang anak yatim, ia mengakui banyak tantangan yang dihadapinya, namun berkat dukungan keluarga dan umat, ia berhasil menggenapi panggilan hidupnya sebagai imam.
Acara tersebut menjadi wujud kebersamaan antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam menyambut imam baru. Pater Servus diharapkan dapat menjalankan tugas pelayanannya dengan setia, membawa berkat bagi umat dan lingkungan sekitarnya. Perayaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat iman umat Katolik serta mempererat kerja sama antara pemerintah dan gereja di Kabupaten Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








