Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Resmi Pimpin WALHI NTT, Yuvensius Stefanus Nonga: Kobarkan Gerakan Keadilan Ekologis

resmi-pimpin-walhi-ntt-yuvensius-stefanus-nonga-kobarkan-gerakan-keadilan-ekologis
Resmi Pimpin WALHI NTT, Yuvensius Stefanus Nonga: Kobarkan Gerakan Keadilan Ekologis

NTT menghadapi tantangan ekologis yang kompleks: ketergantungan pada pertanian lahan kering, praktik perikanan tradisional, kerentanan terhadap perubahan iklim, hingga tekanan investasi pertambangan, monokultur, dan ekspansi pariwisata skala besar. Proyek-proyek strategis nasional yang masuk tanpa kajian komprehensif sering kali memicu konflik sosial dan perampasan ruang hidup masyarakat. Di sinilah WALHI NTT melihat urgensi untuk menempatkan perjuangan lingkungan dalam bingkai demokrasi substantif — sebuah demokrasi yang menjamin hak rakyat atas sumber dayanya, bukan sekadar ritual pemilu.

Strategi Yuvensius menekankan solidaritas lintas sektor dan lintas isu. Menyatukan tuntutan hak atas tanah, lingkungan, dan pemulihan ekonomi lokal menjadi agenda bersama, menurutnya, adalah kunci untuk menantang dominasi oligarki. Pendekatan ini juga mencakup penguatan kapasitas masyarakat adat dalam mengelola sumber daya secara berkelanjutan serta advokasi kebijakan yang menghormati hak-hak kolektif dan kearifan lokal.

Baca Juga :  Kepala SMPN Satap Fatukopa Janji Kembalikan Sisa Dana PIP Tahun 2022 Sebesar Rp27,9 Juta Pada 10 Januari 2026
  • Bagikan