Oleh: [Dr. Ayub Titu Eki] | Sei-News Editorial
Keadilan Sosial yang Retak
Sei-news.com., Sudah lebih dari tujuh dekade Indonesia merdeka, namun luka-luka lama bangsa ini tak kunjung sembuh. Di tengah retorika pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, masih berdiri tiga bayangan kelam yang menodai cita-cita Pancasila: korupsi, kemiskinan, dan hilangnya hak atas tanah adat.
Tiga luka ini bukan sekadar masalah administratif atau hukum. Ia adalah refleksi dari ketimpangan struktural dan krisis moral yang menggerogoti tubuh bangsa. Ketiganya saling berkelindan, membentuk lingkaran ketidakadilan yang membuat keadilan sosial hanya menjadi slogan—indah di naskah konstitusi, tapi hampa di kehidupan rakyat kecil.
Korupsi: Luka Moral dan Politik
Korupsi di Indonesia bukan lagi kejahatan luar biasa, tetapi kebiasaan luar biasa. Ia menjelma sistem yang merasuk hingga ke tingkat paling bawah birokrasi. Dari dana desa hingga proyek infrastruktur, dari pendidikan hingga kesehatan, korupsi menelan hak rakyat dengan rakus dan tanpa rasa malu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









