“Bagi saya semua OPD itu sama, tidak ada yang disebut basah atau kering. Apalagi anggapan bahwa ada OPD yang menjadi ‘tempat buangan’. Secara pribadi, saya tidak memiliki pandangan seperti itu. Justru Dinas Kearsipan dan Perpustakaan merupakan jantung pelayanan publik. Karena itu kami siap melanjutkan program yang sudah ada sekaligus mengembangkan literasi daerah melalui penguatan budaya membaca,” ungkapnya.
Ia menilai perpustakaan memiliki peran strategis sebagai ruang belajar terbuka bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan pelajar yang membutuhkan akses terhadap ilmu pengetahuan.
Acara temu pisah tersebut ditandai dengan penyerahan cenderamata sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian pimpinan lama. Suasana haru pun tampak ketika para pegawai memberikan salam perpisahan kepada Bernadus Sunbanu yang telah mengabdi selama memimpin dinas tersebut.
Dengan kepemimpinan baru, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan budaya membaca, memperkuat jaringan perpustakaan, serta memperbaiki sistem pengelolaan arsip daerah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









