“Kampus bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga ruang untuk membangun ketahanan mental. Kami berkomitmen untuk terus menyediakan layanan konseling bagi mahasiswa dan menciptakan lingkungan yang suportif,” ujarnya.
Dekan Ilmu-Ilmu Sosial, Maria Nona Noncy, S.Psi., M.Psi., menambahkan bahwa komunikasi yang baik dan dukungan sosial sangat penting dalam pencegahan bunuh diri. “Salah satu faktor utama depresi adalah kurangnya support system. Kita harus lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan membuka ruang diskusi yang sehat,” katanya.
3. Peran Masyarakat dalam Mencegah Tragedi
Seminar ini juga menyoroti pentingnya peran keluarga, teman, dan lingkungan sosial dalam mendukung individu yang mengalami tekanan mental. Mengenali tanda-tanda depresi, memberikan dukungan emosional, dan mengarahkan individu yang rentan ke layanan profesional menjadi langkah konkret yang dapat dilakukan setiap orang.
Seminar ini berhasil membangun kesadaran kolektif bahwa kesehatan mental bukan hanya urusan individu, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara kepolisian, akademisi, dan masyarakat, diharapkan angka bunuh diri dapat ditekan secara signifikan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









