“Kami ingin program ini benar-benar mengakar di desa-desa, memperkuat kelembagaan Desa Tangguh, menyusun rencana kontinjensi, dan membangun sistem peringatan dini berbasis pengetahuan lokal dan sains modern,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Kupang pun berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program ini lewat kebijakan, koordinasi lintas sektor, hingga penguatan kapasitas masyarakat di tingkat desa.
Koordinator SIAP SIAGA NTT, Dr. Silvia Fanggidae, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari Kemitraan Australia-Indonesia untuk Manajemen Risiko Bencana, yang bertujuan meningkatkan kemampuan Indonesia dalam mencegah, menanggapi, dan memulihkan diri dari bencana, sekaligus memperkuat kerja sama bilateral di bidang kemanusiaan.
Sementara itu, Direktur CIS Timor, Haris Oematan, menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja di seluruh wilayah Pulau Timor selama 25 tahun untuk menciptakan masyarakat yang tangguh, inklusif, dan adil, serta menjunjung tinggi martabat kemanusiaan.
“Kami percaya, kekuatan mimpi dan kerja keras bisa mengubah wajah Timor menjadi wajah yang memberi inspirasi dunia: Timor Impian,” tutup Haris.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









