Charlie juga menepis isu mengenai hubungan yang disebut tidak harmonis antara pemegang saham dan manajemen perusahaan menjelang pelaksanaan RUPS.
“Saya pribadi tidak merasa dan tidak melihat adanya hubungan yang tidak harmonis seperti yang disampaikan sejumlah pihak. Semua berjalan biasa saja dan hubungan tetap baik-baik saja,” ujarnya.
Menurutnya, kontribusi Bank NTT bagi pemerintah daerah tidak hanya melalui pembagian dividen, tetapi juga lewat dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satu langkah yang kembali dijalankan adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program tersebut sebelumnya sempat dihentikan sejak 2019 dan kini kembali dibuka untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil di NTT.
“Program KUR ini tentu memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM karena membantu mereka mendapatkan akses pembiayaan usaha,” kata Charlie.
Manajemen Bank NTT berharap pelaksanaan RUPS di Ende dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan strategis yang memperkuat perusahaan dan mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









