Bukan Sekadar Tambah Likuiditas, Bank Indonesia Dorong Kredit Perbankan Menggerakkan Dunia Usaha
JAKARTA, SNC – Persoalan intermediasi perbankan Indonesia tidak lagi hanya berkaitan dengan seberapa besar likuiditas yang tersedia. Tantangan yang lebih penting adalah memastikan likuiditas tersebut benar-benar tersalurkan menjadi pembiayaan yang menggerakkan dunia usaha.
Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menilai penguatan sisi permintaan menjadi bagian penting dalam upaya mempercepat penyaluran kredit, terutama kepada UMKM dan sektor-sektor prioritas.
Pandangan tersebut disampaikan Destry dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia bertajuk *“Berlayar di Tengah Gelombang Global, Menjaga Daya Tahan Ekonomi Nasional”* di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Dalam diskusi bertema “Ujian Intermediasi Perbankan dan Likuiditas” itu, Destry menyampaikan bahwa Bank Indonesia telah memperkuat dukungan dari sisi kebijakan melalui penyempurnaan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).
Mulai September 2026, insentif KLM dinaikkan dari 5,5 persen menjadi 6,0 persen.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








