Pasar ekspor yang telah menjadi tujuan utama, seperti Tiongkok, Amerika Serikat dan India, juga tetap memiliki posisi strategis. Pada saat yang sama, diversifikasi pasar dapat menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap sejumlah negara tujuan utama.
Dengan surplus perdagangan sebesar 0,12 miliar dolar AS pada Juli dan surplus kumulatif 3,70 miliar dolar AS sepanjang Januari-Juli 2026, Indonesia memasuki paruh kedua tahun dengan kinerja perdagangan yang kembali positif.
Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi kebijakan bersama Pemerintah dan otoritas lainnya. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkokoh ketahanan eksternal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
