Hadapi Dampak Perang Timur Tengah, Bank Indonesia Perkuat Intervensi dan Tahan Suku Bunga

Kontributor : YB Editor: Redaksi
hadapi-dampak-perang-timur-tengah-bank-indonesia-perkuat-intervensi-dan-tahan-suku-bunga
Hadapi Dampak Perang Timur Tengah, Bank Indonesia Perkuat Intervensi dan Tahan Suku Bunga

Di tengah tekanan global, kinerja ekonomi domestik dinilai tetap solid. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprakirakan berada pada kisaran 4,9% hingga 5,7% pada 2026, ditopang oleh konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, dan investasi.

Namun demikian, risiko eksternal tetap menjadi perhatian utama. Konflik geopolitik di Timur Tengah telah memicu kenaikan harga komoditas global, memperkuat dolar AS, dan meningkatkan volatilitas pasar keuangan dunia.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam konteks tersebut, BI menegaskan pentingnya sinergi kebijakan dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Bank Indonesia akan terus memperkuat respons kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global,” demikian pernyataan resmi BI.

Dengan langkah tersebut, BI optimistis stabilitas makroekonomi tetap terjaga, inflasi terkendali, dan pertumbuhan ekonomi nasional dapat berlanjut secara berkelanjutan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Berita Ekonomi: Ekspor dan Impor Nusa Tenggara Timur November 2023
  • Bagikan