Jakarta, SN – Indonesia berencana mengekspor listrik ramah lingkungan ke Singapura melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 2 Giga Watt (GW).
Menurut Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), ekspor ini dilakukan dengan syarat Indonesia juga mendapatkan manfaat berupa dorongan industri Energi Baru Terbarukan (EBT) di dalam negeri.
“Salah satu cara mendorong industri EBT adalah dengan membangun industri pendukung, seperti industri panel surya dan baterai untuk mengekspor listrik ke Singapura,” kata Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin.
Rachmat menjelaskan, proyek ekspor listrik ke Singapura menjadi katalisator mengundang pabrik panel surya dan baterai listrik untuk berinvestasi di Indonesia.
Pemerintah berupaya mencari pabrik yang bisa memproduksi panel surya di dalam negeri untuk memacu industri terkait.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
