Karena itu, pendekatan yang dilakukan Bank Indonesia tidak hanya melalui penyediaan infrastruktur digital, tetapi juga edukasi mengenai keamanan transaksi dan pelindungan konsumen.
Berbagai kegiatan interaktif digelar selama festival berlangsung, mulai dari permainan digital berbasis QRIS, bazar UMKM, kompetisi QRIS Taputar Championship hingga diskusi publik mengenai transformasi pembayaran digital dan keamanan siber.
Pendekatan tersebut dinilai efektif karena memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat dalam menggunakan layanan digital.
Data selama penyelenggaraan kegiatan menunjukkan respons positif masyarakat terhadap penggunaan QRIS. Sebanyak 9.870 transaksi QRIS Rp1 tercatat pada wahana permainan digital, sementara transaksi pelaku UMKM mencapai Rp157 juta selama dua hari pelaksanaan.
Angka tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital dalam berbagai aktivitas ekonomi.
Dalam konteks pembangunan daerah, digitalisasi layanan publik seperti QRIS Parkir memiliki manfaat yang lebih luas dibanding sekadar perubahan metode pembayaran.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
